Home » Editors' Choice » 2 Profil Pengusaha Mudah dan Sukses, MOTIVASI

2 Profil Pengusaha Mudah dan Sukses, MOTIVASI

Profil Pengusaha Sukses – Jika kita membicarakan kesuksesan seorang pengusaha, tentu saja hal yang pertama kali kita bandingkan adalah jumlah kekayaan, pemasukan dan luasnya jaringan bisnis yang dimiliki.

Namun tak selamanya hal ini dapat menjadi pembenaran. Bisnis dengan modal besar yang berasal dari investor besar yang tentunya diisi dengan sumber daya manusia yang berkompeten tentu akan dengan mudah berkembang pesat dan memiliki aset yang besar pula.

Namun, jika ditilik dari segi kesulitan yang dihadapi, keuletan si pebisnis, jatuh bangun tanpa kenal menyerah dan tentu saja seberapa besar dampak terhadap masyarakat, maka akan banyak muncul nama-nama yang mungkin tidak masuk ke 20 besar orang terkaya di Indonesia.

Meski begitu, tidak serta merta membuat mereka bukan menjadi panutan sejati. Kisah mereka yang memulai bisnis sejak usia belia atau dari nol hingga besar patut diacungi jempol dan ditiru.

Beberapa profil pengusaha yang menurut saya patut ditiru adalah:

1. Nicholas Kurniawan

Pengusaha sukses Indonesia

sumber: Maxmanroe.com

Terlahir dari keluarga yang sederhana, Nicholas Kurniawan berhasil menjadi seorang pengusaha Eksportir Ikan Hias Termuda di Indonesia yang bermula dari KASKUS, sebuah sosial media berbentuk forum ciptaan Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan.

Kondisi ekonomi keluarganya yang pas-pasan membuat keluarganya selalu mengalami masalah keuangan. Kesulitan inilah yang kemudian membuat Nicholas memiliki tekad yang kuat untuk mengubah nasibnya.

Berbagai bisnis pernah ditekuninya, namun semuanya berakhir dengan kegagalan. Bahkan Nicholas pernah tidak naik kelas pada saat duduk di kelas 2 SMA, hal ini membuatnya harus pindah sekolah dari sekolah unggulan yang diidamkannya sejak lama. Terpuruk, tentu saja.

Namun itu tak menghentikannya dalam terus berusaha menjajal berbagai bisnis mulai dari nol. Ia pun tak lupa mendekatkan diri kepada Tuhan untuk mendapat ketenangan dalam menjalani hari-harinya. Dari berbagai bidang usaha yang telah ia jalani dan menemui jalan kegagalan, baru pada usia 17 tahun ia menemukan peluang yang sangat besar.

Saat itu ia masih duduk di bangku kelas 2 di SMA Kolese Kanisius. Ini berawal dari seorang temannya yang memberikan sepaket ikan Garra Rufa yang biasanya digunakan untuk berbagai terapi. Nah, karena ia merasa ikan tersebut tidak terlalu berguna baginya, ia pun iseng mencoba menjualnya di Forum Jual-Beli di Kaskus.

Pemuda yang lahir di Jakarta, 29 Januari 1993 ini tak menyangka bisnis jual beli ikannya bisa berjalan lancar dan bahkan menembus beberapa negara tetangga. Nicholas juga mampu membiayai sendiri kuliahnya di Prasetiya Mulya Business School, dan berhasil memenangkan berbagai penghargaan, salah satunya adalah 1st Winner of UGM National Business Case Competition.

Dari mengelola bisnis jual beli ikan Garra Rufa, Nicho mampu menghasilkan 2-3 juta rupiah perbulan. Kemudian bisnisnya semakin berkembang tidak hanya fokus pada satu jenis ikan saja, namun merambah pada segala jenis ikan hias.

Berbekal ilmu yang ia dapat dari pekuliahan, ia kemudian mengembangkan bisnisnya dan membangun sebuah brand dengan nama Venus Aquatics. Dari brand yang ia bangun ini, ia mampu memperoleh pemasukan ratusan juta rupiah tiap bulannya. Dan ia mampu menjual ikan hias ke berbagai daerah di Indonesia bahkan sampai ke luar negeri.

Meskipun dari aktivitas bisnis melalui brand yang ia kembangkan sudah berhasil mendapatkan pemasukan yang besar, namun Nicho tidak ingin berhenti sampai di situ saja. Bersama dengan teman kampusnya, ia ingin menularkan virus kesuksesan dalam berbisnis pada adik-adik SMA nya melalui Synergy Entrepreneur Academy.

Synergy Entrepreneur Academy adalah suatu konsep inisiasi untuk memberikan workshop startup bisnis bagi para siswa SMA. Dari sini Nicho Kurniawan berharap mampu mencetak 5 juta pengusaha baru.

Mulai menuai kesuksesan membuat iri beberapa rekannya. Bahkan Ia sendiri pernah bercerita bahwa pernah ditipu oleh rekannya sendiri senilai 30 juta pada saat mengembangkan bisnisnya. Namun dengan kegigihan yang ia miliki, ia mampu bangkit dan bahkan kini memiliki aset yang lebih besar.

Contoh pengusaha lain yang tak kalah sukses adalah Hafiza Elfira. Seorang gadis yang bergerak di bisnis socialpreneur. Apa itu socialpreneur? 

Socialpreneur adalah seorang pengusaha yang membantu masyarakat tertentu untuk dapat mandiri, dan mendapatkan uang dari masyarakat yang dibantunya. Berbeda dari monopoli, socialpreneur menjadi penadah sekaligus penyalur dan penjual barang-barang yang diproduksi oleh masyarakat yang dibantunya itu. Sehingga tidak hanya memperkaya diri, seorang socialpreneur juga memberikan dampak positif kepada kelompok masyarakat/sosial di daerah tertentu.

2. Hafiza Elfira

Hafiza Elfira pengusaha muda

sumber: http://www.tommcifle.com

Hafiza Elfira, Seorang gadis muda cantik yang saat ini baru berumur 25 tahun yang merupakan mahasiswi Universitas Indonesia ini memulai usahanya secara tidak sengaja. Karena hanya berawal dari Tugas kampus yang ia lakukan dikampung Kusta Sitanala, Tangerang, Banten. Yaitu sebuah tempat dimana para penderita penyakit kusta yang telah dinyatakan sembuh oleh pihak rumah sakit, memilih untuk menetap dan bertempat tinggal didaerah itu. Karena mereka merasa malu dan minder untuk kembali pulang dan berkumpul dengan keluarga mereka.

Maka dengan terpaksa para mantan penderita penyakit kusta tersebut memilih menetap didaerah sekitar rumah sakit dan menjadi pekerja serabutan seperti tukang sapu, pemulung, pengamen, pengemis, dan lain sebagainya. Dari latar belakang itulah Hafiza bersama keempat temannya tergugah hatinya dan berupaya untuk merubah pola pikir dan cara pandang mereka, agar para mantan penderita kusta bisa hidup secara mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain.

Dengan pendekatan yang intens terhadap OYPMK atau singkatan dari Orang Yang Pernah Mengalami Kusta, akhirnya terkumpullah 20 orang ibu-ibu OYPMK untuk dididik dan dilatih membuat jilbab, diantaranya belajar menjahit, dan memasang manik-manik. Dengan meminta bantuan salah seorang fashion designer untuk mengajari ibu-ibu tersebut.

Dengan berbekal hal tersebut mahasiswi Universitas Indonesia ini memberdayakan ibu-ibu penderita kusta di Sitanala di bawah naungan Nalacity Foundation. Selain menggunakan jiwa sosialnya yang tinggi Hafiza juga mengandalkan kemampuan bisnisnya untuk membekali ibu-ibu penderita kusta di tempat tersebut dengan berbagai keterampilan menjahit manik-manik pada jilbab. Dengan ketelatenan yang dimilikinya maka Hafiza dan Nalacity Foundation mampu mendapatkan omset penjualan hingga ratusan juta per bulannya. Hafiza juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai 10 Pengusaha Muda Sukses.

Dalam bisnisnya ini Hafiza memanfaatkan media online dan social media seperti website, twitter, Facebook, Instagram sebagai sarana untuk memasarkan jilbab produksi Nalacity Foundation tersebut. Karena menurut Hafiza proses pemasaran dengan memanfaatkan media social ini tidak ribet dan cukup mudah karena itu juga dapat dijangkau dari berbagai wilayah di Indonesia bahkan seluruh dunia. Kegiatan social ini memang sudah terbilang sukses, namun Hafiza dan teman-temannya tidak melupakan tujuan besar mereka yaitu memberdayakan masyarakat penyandang difabel untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik dan mandiri.

Perempuan bernama lengkap Hafiza Elfira Nofitariani ini memang menggambarkan kesuksesannya di masa muda dan dapat memberikan inspirasi dan semangat bagi Sobat GenMuda . Anak muda Indonesia adalah anak muda yang harus berani berkarya, menuangkan ide kreatif dan bisa menjadi yang terbaik dari yang lainnya.

Jadi pelajaran yang bisa kita ambil jika ingin menjadi pengusaha yang sukses adalah teruslah bekerja keras dan bekerja pintar. Jangan kenal kata menyerah dan perluas jaringan karena kita tidak tahu rezeki atau jaringan bisnis masa depan kita berasal dari mana.

Jika kedua pengusaha diatas sudah memulai bisnis dari masa remaja dan kalian sudah tidak lagi diusia remaja, maka jangan berkecil hati. Tidak ada kata terlambat bagi mereka yang bersungguh-sungguh. Jangan lupa pula minta doa  kepada orang tua dan rajinlah beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Terima kasih telah membaca artikel Profil Pengusaha Sukses ini. Semoga dengan adanya artikel ini dapat memotivasi kalian dalam berbisnis atau memulai bisnis. Selamat berusaha!