Home » Editors' Choice » Apa Itu Forex?

Apa Itu Forex?

Apa Itu Forex – Seperti yang kita ketahui, transaksi jual-beli barang maupun jasa di dunia ini menggunakan uang sebagai alat pembayaran. Namun tiap negara atau regional memiliki mata uangnya sendiri. Untuk memudahkan pertukaran uang dan jual beli mata uang maka didirikanlah Forex. Sehingga,  Forex adalah salah satu unsur yang penting dalam ekonomi, terlebih di jaman globalisasi ini.

Secara bahasa Forex adalah kata majemuk yang diambil dari bahasa Inggris dari kata Foreign yang berarti asing dan Exchange yang berarti pertukaran. Secara harfiah Forex artinya pertukaran asing dan secara spesifik berarti pertukaran mata uang asing. Sehingga Forex dapat diartikan sebagai kegiatan pertukaran jual beli mata uang asing. 

Dalam bahasa Indonesia Forex lebih umum dikenal sebagai Pasar Valas (valuta asing). Valuta asing atau mata uang asing ini umumnya nilainya ditentukan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia yang ada di Jakarta. Forex dikenal sebagai salah satu bentuk investasi yang menggunakan selisih dan naik turunnya nilai sebuah mata uang. Selisih dari naik turunnya nilai sebuah mata uang itulah yang disebut investasi dan dari situlah para pelaku Forex mendapatkan keuntungan.

Di jaman modern ini kegiatan jual beli mata uang asing sudah dilakukan secara online alias daring. Kelebihan dengan sistem daring yaitu kebebasan. Kita dapat memasuki pasar kapan saja 24 jam sehari baik pagi, siang maupun tengah malam dan di mana saja selama ada akses internet.

Dalam perdagangannya, secara global forex atau pasar forex akan dimulai dari negara Selandia Baru dan Australia yang terjadi pada pukul 05.00–14.00 WIB. Perputaran tersebut kemudian akan bergerak kearah barat menuju pasar Asia yang berlangsung pada pukul 07.00–16.00 WIB, berikutnya pasar Eropa pukul 13.00–22.00 WIB, dan yang terakhir adalah pasar Amerika pada pukul 20.30–10.30 WIB.

Setelah pasar Amerika usai, perputaran akan kembali ke pasar Selandia Baru dan Australia , dan begitu seterusnya. Hal ini hanya berlaku dalam penentuan nilai mata uang di pasar Forex di masing-masing negara terhadap negara lain yang memperdagangkan mata uangnya.

Inilah mengapa nilai suatu mata uang terhadap mata uang lainnya bisa berubah-ubah seiring berjalannya waktu. Beberapa faktor yang mempengaruhi nilai mata uang tertentu adalah inflasi, suku bunga, neraca perdagangan, huang publik, rasio harga ekspor dan harga impor, dan kestabilan politik dan ekonomi.

Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi adalah sedikit banyaknya uang yang beredar, banyak sedikitnya penggunaan mata uang tersebut, giro atau neraca pembayaran suatu negara, investasi asing, resesi dan spekulasi dari para pedagang forex itu sendiri.

Nah setelah kalian mengetahui apa itu forex dan fungsinya, lalu siapa saja yang berhak memperdagangkan nilai mata uang tersebut? Semua pihak dapat memperdagangkan mata uang (biasanya kita temui di money exchange) namun untuk memperdagangkan nilainya hanya boleh dilakukan oleh beberapa pihak tertentu, mereka adalah:

1. Bank
Bank memegang peranan yang penting dalam pasar forex. Dalam hal ini dikenal istilah Pasar Uang Antar Bank (PUAB). PUAB sendiri berperan untuk memenuhi hampir semua kebutuhan dari jual beli serta perputaran mata uang dalam bidang usaha global. Dalam melakukan fungsinya terkadang bank akan melakukan proses jual beli mata uang atas nama para nasabahnya. Namun dalam jumlah besar, maka transaksi akan dilakukan atas nama bank itu sendiri.

PUAB sendiri juga digunakan oleh para broker forex untuk mendapatkan keuntungan dalam mempertemukan penjual dan pembeli forex secara langsung. Dari situ broker forex bisa mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit. Namun saat ini, sistem yang digunakan PUAB sudah dikembangkan dengan sistem elektronis yang lebih efektif dan efisien.

2. Perusahaan pengguna valuta asing
Pelaku pasar forex yang kedua adalah kebutuhan perusahaan atau pelaku usaha ketika melakukan pembayaran dengan menggunakan mata uang asing. Pada dasarnya sebuah usaha terkadang membutuhkan dana dalam bentuk mata uang asing ketika melakukan transaksi, namun sebenarnya pengaruh langsungnya tidak terlalu terasa pada keadaan sebuah mata uang.

Akan berbeda hasilnya jika membicarakan perusahaan koorporasi besar. Disini perusahaan besar memiliki andil yang cukup besar dan tidak terduga jika mereka melakukan tindakan pelepasan mata uang asing dalam jumlah besar. Ketika mereka melepaskannya, pasar atau para spekulan tidak bisa menduganya secara langsung. Akibatnya, nilai sebuah mata uang pun bisa bergerak naik ataupun turun.

3. Bank Sentral
Bank Sentral dalam hal ini memiliki peran sebagai pengendali suplai uang, terjadinya inflasi dan juga yang terkait dengan suku bunga. Dengan perannya yang sangat penting, Bank Sentral bisa saja mempengaruhi dengan mudah perkembangan pasar forex. Di Indonesia, Bank Indonesia adalah bank sentral.

Salah satu kelebihan dari Bank Sentral sebuah negara adalah hanya dengan membuat intervensi saja sudah cukup untuk membuat gejolak pada keadaan pasar forex atau valuta asing. Hal ini disebabkan karena adanya kekawatiran dengan tindakan Bank Sentral yang bisa menaikan atau menurunkan suku bunga mata uang. Maka sedikit lebih keberlangsungan pasar mata uang memang ditentukan dengan gerak gerik dari Bank Sentral yang ada di negara tersebut.

4. Perusahaan Manajemen Investasi
Umumnya Perusahaan Manajemen Investasi yang bermain dalam pasar forex tidak menjadikan usaha ini sebagai sumber utama pemasukannya apalagi sebagai langkah spekulasi. Perusahaan tersebut merupakan badan yang biasa mengelola beberapa dana seperti dana pensiun ataupun dana sumbangan dari yayasan. Semua dana yang mereka gunakan pada pasar forex terkadang hanya “diputar” untuk mendapatkan tambahan pendapatan bagi perusahaan tersebut.

5. Hedge funds
Berikutnya adalah Hedge funds. Hedge funds adalah sebuah perusahaan yang memang bermain di pasar forex sebagai spekulan. Dana yang mereka lepas merupakan modal yang benar-benar dimaksimalkan dalam pasar forex, tidak ada alasan lain bagi mereka kecuali mendapatkan keuntungan yang besar dari kegiatan tersebut.

Yang cukup mengejutkan adalah Hedge funds memiliki kemampuan untuk berkembang besar bahkan memiliki kemampuan mempengaruhi nilai mata uang lebih baik dari Bank Sentral. Jika hal tersebut terjadi akan sangat sulit nilai mata uang bergerak dengan baik karena sudah berada dibawah kendali sebuah koorporasi yang berorentasi pada keuntungan.

6. Pialang / Broker Forex
Yang terakhir adalah broker forex. Sampai saat ini, broker forex masih menjadi pihak yang paling banyak meneguk untung dari pasar forex. Pada dasarnya broker forex bisa merupakan individu, kelompok ataupun perusahaan yang memiliki pekerjaan untuk mempertemukan antara nasabah/ pembeli dengan penjual mata uang asing.

Adanya broker forex memang sangat membantu bagi pelaku bisnis forex atau yang biasa disebut dengan forex trading. Namun tidak jarang pula, perusahaan broker forex yang tidak bertanggung jawab alias palsu malah menjadi pihak yang paling merugikan terutama bagi para pemain baru di bisnis forex.

Terima kasih telah membaca artikel Apa Itu Forex ini. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan dan motivasi kalian dalam menekuni dunia forex.