Home » Budidaya » Cara Efektif Budidaya Ikan Nila Agar Cepat Panen

Cara Efektif Budidaya Ikan Nila Agar Cepat Panen

Budidaya Ikan Nila – Selamat datang kembali di blog 1detikaja.com, pada kesempatan kali ini admin ingin membagikan artikel tentang modal dan cara budidaya ikan nila. Ikan nila merupakan jenis ikan yang mudah untuk dibudidayakan. Tidak perlu lahan luas untuk membudidayakan ikan nila, berbeda sekali bila anda ingin budidaya udang. Selain pembesaran yang mudah, ikan nila mempunyai prospek pasar yang cukup banyak. Terlagi masyarakat di indonesia hampir semua suka dengan ikan nila sebagai lauk konsumsi. Maka dari itu tidak sedikit orang yang memulai membudidayakan ikan nila untu dijadikan sebuah bisnis.

Budidaya Ikan Nila

Foto by gaweanomah.com

Berbicara mengenai modal dan cara budidaya, admin akan menjelaskan secara gamblang tentang hal berikut

Modal budidaya ikan nila

Untuk kriteria modal, sobat bisa menentukan sendiri. Untuk membudidayakan ikan nila sendiri bisa di tambak, kolam tanah, kolam tembok, dan kolam terpal. Pilihan tempat menentukan modal juga bagi pelaku usahanya. Untuk harga bibitnya sendiri bervariasi, untuk harga bibit ikan nila hitam berkisar antara 20 rupiah sampai 80 rupiah. Sedangkan untuk harga ikan nila merah berkisar antara 25 rupiah hingga 100 rupiah per ekor.

Untuk pemesanan ikan biasanya ada minimum order, misal minimal order 50 ribu ekor benih ikan nila. Untuk setiap daerah pasti berbeda beda ketentuan dalam hal pembelian benih nila.

Baca Juga  Budidaya Udang Vaname Agar Sukses Panen & Menguntungkan

Harga pakan ikan nila dapat ditentukan dengan merk yang dibeli. Kisaran harga pakan nila yang bagus adalah 200 ribu rupiah

No

Data Usaha Pembesaran Ikan Nila

1 Bibit ikan 3 cm

Rp. 50

50 x 6.000

Rp. 300.000
2 Pakan apung pf.1000 – 3 sak

Rp.130.000

3 sak x 130.000

Rp. 390.000
3 Pakan apung 781-2

Rp. 200.000

2 sak x 200.000 Rp. 400.000
4 Obat

Rp. 25.000

Rp. 25.000
Jumlah Jumlah modal untuk bibit dan pakan Rp. 1.315.000

Dari modal di atas ( Rp. 1.315.000 ), anda tinggal menyesuaikan sendiri kolam yang akan dibuat untuk pembudidayaan. Bila ingin lebih hewmat, gunakan saja kolam tanah atau kolam terpal. Untuk kolam tanah, harus dipastikan lokasinya dekat dengan sumber air, bila tidak maka kolam akan mengering. Untuk kolam terpal, anda bisa membuatnya disamping rumah ataupun ditempat lain. Ukuran kolam terpal biasanya adalah 4×6 meter.

Cara Budidaya Ikan Nila

Pembuatan dan persiapan kolam

Langkah awal yang harus diperhatikan yaitu pembuatan kolam, bagaimana pembuatan kolam yang baik untuk budidaya ikan nila? Banyak yang gagal dalam budidaya ikan nila karena tidak memperhatikan kesehatan kolam. Kolam yang baik untuk nila adalah kolam yang sudah memenuhi kriteria sebagai berikut

  • Tidak berbau busuk
  • Mengandung cukup unsur mikroba
  • Selalu dipupuk
  • Penambahan atau pergantian air secara teratur

Pemilihan benih

Benih yang dapat diambil untuk membudidayakan ikan nila adalah benih yang unggul. Kenapa memilih benih yang unggul? untuk menghasilkan ikan nila yang super peternak ikan harus memilih benih yang bagus. Benih sangat mempengaruhi pertumbuhan. Walaupun pakan dan cara perawatannya sudah bagus, namun benih yang digunakan tidak unggul, hasilnya pun tidak akan maksimal. Bisa bisa malah mengecewakan.

Baca Juga  Peluang Bisnis Budidaya Ikan yang Terbukti Untung Besar

Penebaran benih

Penebaran benih dilakukan setelah kolam ikan sudah siap untuk ditempati. Untuk menentukan kriteria kolam yang sudah cocok ditempati, kami sudah mengumpulkan poin sebagai berikut :

  • Sudah terisi cukup mikroba,
  • Sudah terisi air
  • Sudah didiamkan selama kurang lebih 7 hari sebelum penebaran benih

Banyak sekali peternak nila pemula ingin segera menebarkan benih di kolam yang belum siap untuk dihuni. All hasil benih ikan yang di tebarkan banyak yang mati.

Perhatiakan pakan

Proses pembudidayaaan ikan nila yang tidak bisa dihindari adalah pakan. Salah satu penyebab ikan stress adalah jarang mendapat pakan, bila ikan sudah stress maka ikan tersebut susah untuk besar. Bisa memberikan pakan sesuai dengan umur dan jadwal yang tepat, misalnya pagi sebelum matahari terbit dan sore hari setelah matahari terbenam.

Pemeliharaan

Pemeliharaan tidak hanya sebatar memberikan pakan saya, banyak cara pemeliharaan yang dapat dilakukan oleh peternak ikan nila, agar hasil yang diperoleh bisa maksimal. Contoh pemeliharaan lain seperti pergantian air, pemberian pupuk kimia dalam kolam, pemeberian cairan vitamin kedalam pakan, dan lain lain.

Pemanenan

Tahap terakhir dalam membudidayakan ikan nila yaitu pamanenan. Ikan nila bisa dipanen berkisar umu 120 hari sampai 160 hari dari penebaran benih. Umumnya ukuran ikan nila yang dipanen adalah berkisar antara 300 gram sampai 600 gram.

Itulah tips yang bisa kami bagikan pada pembaca, apabila ada kesalahan dalam penulisan mohon maaf. Terimakasih anda sudah membaca sampai selesai artikel Modal dan Cara Budidaya Ikan Nila,  Semoga artikel ini bermanfaat, baca artikel lainnya tentang car budidaya ikan lele.

Baca juga: Cara Efektif Budidaya Ikan Lele

Terus upayakan untuk melakukan hal terbaik untuk hewan ternak anda. Hasil tidak akan pernah membohongi usaha. Demikian artikel tentang cara budidaya ikan nila semoga bermanfaat!!!