Home » Editors' Choice » Omset 4 Juta Perhari dengan Memulai Bisnis Rendang Jengkol

Omset 4 Juta Perhari dengan Memulai Bisnis Rendang Jengkol

Gaweanomah.com – Menjalankan bisnis kuliner memang tidak akan ada matinya, karena kita ketahui bahwa makanan merupakan kebutuhan pokok manusia yang setiap saat dibutuhkan. Di sana lah setiap orang dan siapapun dia pasti bisa mencari rejeki.

Pemuda asal kota Bogor, Novan Aditya adalah salah satu orang yang memanfaatkan kuliner sebagai bisnis yang sedang dijalankan saat ini. Pemuda kelahiran 91 tersebut sudah menjalankan bisnis kuliner sejak tahun 2014. Bisnis kuliner yang dijalankan ialah masakan rendang jengkol, kari ayam, semur hingga opor ayam.

Produk yang dijualnya bisa awet hingga 1 tahun. Bagaimana bisa? Novan membuat sebuah kemasan dan cara memasak yang berbeda dengan yang biasanya. Kemasan produk makanan Novan atau yang saat ini mempunyai merek dagang Mangano, menggunakan kaleng yang sudah didesain sedemikian rupa. Selain kemasan yang modern, cara pemasakan yang dilakukan juga berbeda, memperhatikan cara pemanasan masakan dan alat alat yang digunakan untuk memasak adalah alat yang sudah dimodifikasi sendiri.

“Alatnya buat sendiri, dibuat konstruksi keluar masuknya uap agar bisa awet ketika dikemas. Modal usaha ini cukup gede, tapi masih di bawah Rp 100 juta,” terang Novan.

Penjualan produk dagangnya tidak hanya di dalam negeri namun juga sudah keluar negeri

“Bukan ekspor langsung, tapi pesanan dari beberapa orang, sekali beli sangat banyak. Dikirim ke Korea, rupanya banyak orang luar yang suka jengkol, pernah kita ikut paneran langsung laris, ada yang dibawa ke Inggris, China, Amerika Serikat, dan Maroko,” kata Nova pekan lalu kepada detikFinance, pekan lalu.

Baca Juga  5 Langkah Cara Cepat Download Video di Facebook

Uniknya, Novan adalah seorang sarjana lulusan desan komunikasi visual seni Indonesia (ISI). Namun novian ingin memanfaatkan keahliannya dalam mendesain untuk membuat suatu desain produk yang menarik agar banyak orang yang tertarik. Nah Novan memutuskan untuk mendesain sebuah kemasan produk makanan, dan jadilah sekarang bisnis yang sedang ia jalankan dengan branding Mangano.

“Packaging tahun 2015 diganti. Setelah itu tahun 2016 sudah bisa membuat PT (perusahaan), urus izin dan segala macam, sekarang ini karyawan sudah 8 orang. Penjualan di 2017 sudah bisa kotor Rp 4 juta per hari,” kata Novan.

Dari usaha kecil-kecilan namun ditekuni dengan serius, plus jeli melirik peluang, kuliner rendang hingga opor ayam bisa Jadi peluang bisnis yang menjanjikan.

“Sehari saja sekarang kita butuh 20-30 kg daging. Tempat lama enggak muat di Bogor, sekarang produksi pindah ke Serpong karena daging yang dimasak lumayan banyak dalam sehari,” tutur Novan.