Home » Editors' Choice » Pengertian Lembaga Keuangan

Pengertian Lembaga Keuangan

Pengertian Lembaga Keuangan – Seperti yang kita ketahui, uang adalah ala tukar paling efektif dan karenanya menjadi alat tukar diseluruh dunia. Karena fungsinya sebagai alat tukar maka uang menjadi barang yang sangat krusial bagi manusia. Untuk mengelolanya dengan baik, diseluruh penjuru dunia akan dengan mudah kalian temui lembaga keuangan dengan nama yang berbeda-beda.

Lalu apa sebenarnya pengertian Lembaga Keuangan itu? Mudahnya, lembaga keuangan adalah sebuah lembaga yang mengurusi dan mengatur uang. Lebih dalamnya, pengertian Lembaga Keuangan menurut beberapa sumber saya sajikan dibawah ini:

1. Menurut Pasal 1 Undang-Undang No. 14/1967 yang kemudian diganti dengan Undang-Undang No. 7/1992 tentang perbankan di Indonesia bahwa lembaga keuangan merupakan badan atau lembaga yang kegiatannya menarik dana dari masyarakat dan menyalurkannya kepada masyarakat.

2. Dalam keputusan SK Menkeu RI no. 792 Tahun 1990 dinyatakan bahwa lembaga keuangan adalah semua badan usaha yang kegiatannya di bidang keuangan melakukan penghimpunan dana, penyaluran dana kepada masyarakat terutama dalam membiayai investasi pembangunan.

3. Menurut Kasmir (2005: 9) lembaga keuangan adalah setiap perusahaan yang bergerak di bidang keuangan di mana kegiatannya apakah hanya menghimpun dana atau hanya menyalurkan dana atau kedua-duanya menghimpun dan menyalurkan dana.

4. Menurut Dahlan Siamat, lembaga keuangan adalah badan usaha yang kekayaannya terutama dalam bentuk aset keuangan atau tagihan dibandingkan dengan aset nonfinansial atau aset riil. Lembaga keuangan memberikan pembiayaan/kredit kepada nasabah dan menanamkan dananya dalam surat-surat berharga. Di samping itu, lembaga keuangan juga menawarkan berbagai jasa keuangan antara lain menawarkan berbagai jenis tabungan, proteksi, asuransi, program pensiun, penyediaan sistem pembayaran dan mekanisme transfer dana.

5. Menurut Ahmad Rodoni (2007) Lembaga keuangan (financial institution) merupakan suatu badan usaha atau institusi yang kekayaannya terutama dalam bentuk asset-asset keuangan (financial assets) maupun non-financial asset atau asset riil.

Berdasar pengertian Lembaga Keuangan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa Lembaga Keuangan adalah lembaga yang memiliki tugas tertentu yakni untuk menghimpun, menyalurkan, menggunakan, memberikan uang dari dan ke masyarakat.

Dari 5 pendapat diatas juga dapat ditarik kesimpulan bahwa Lembaga keuangan memiliki beberapa jenis, yakni:

1. Lembaga Keuangan Bank

Lembaga jenis ini terdiri dari Bank Sentral, Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat. Berdasarkan dari Undang-Undang Pokok Perbankan No. 23 tahun 1998 jenis bank di Indonesia ada dua yakni Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat.

  • Bank Sentral
    Bank Sentral di Indonesia dipegang atau dilaksanakan oleh Bank Indonesia. Tujuan utama dari Bank Indonesia sebagai bank sentral yaitu untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Bank Sentral mempunyai tugas untuk menetapkan dan melaksanakan suatu kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem devisa serta mengatur dan mengawasi Bank.
  • Bank Umum
    Bank umum yaitu Bank yang mampu memberikan layanan jasa dalam lalulintas pembayaran, sedangkan pada Bank Perkreditan Rakyat adalah Bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka atau bentuk lainya yang dipersamakan dengan itu.
  • Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
    BPR yaitu lembaga keuangan Bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan atau bentuk lainnya yang disetarakan dan menyalurkan dananya sebagai usaha BPR. BPR ini adalah Bank yang khusus untuk melayani masyarakat kecil di suatu daerah, kecamatan atau pedesaan. Bank Perkreditan Rakyat berasal dari Bank Desa, Lumbung Desa, Bank Pasar, Bank Pegawai dan Bank lainnya yang kemudian dilebur menjadi Bank Perkreditan Rakyat.

2. Lembaga Keuangan Bukan Bank

Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) menurut UU No. 10 Tahun 1998 yaitu suatu badan usaha yang melakukan suatu kegiatan di bidang keuangan, yang menghimpun dana dengan mengeluarkan kertas berharga dan untuk menyalurkannya untuk membayar investasi perusahaan.

Lembaga ini didirikan pada tahun 1973 yang berdasarkan Keputusan Mentri Keuangan No. Kep. 38/MK/I/1972 yang menerbitkan bahwa lembaga-lembaga ini bisa melakukan usaha-usaha yaitu sebagai berikut :

  • Menghimpun dana dengan jalan mengeluarkan surat sementara
  • Memberi suau kredit jangka menengah
  • Mengadakan sebuah penyertaan modal yang sifatnya sementara
  • Bertindak sebagai perantara dari perusahaan Indonesia dan badan hukum pemerintah
  • Bertindak sebagai perantara dalam mendapatkan peserta atau kampanye
  • Sebagai perantara untuk mendapatkan suatu tenaga ahli dan memberikan nasihat-nasihat sesuai keahlian
  • Melakukan usaha lain di bidang keuangan.

3. Jenis-Jenis Lembaga Keuangan Non Bank

  • Koperasi Simpan Pinjam
    Koperasi simpan pinjam yaitu suatu lembaga keuangan bukan bank yang berbentuk suatu koperasi yang kerjaannya di bidang perkreditan, yakni untuk menerima simpanan uang dan untuk meminjamkan modal pada anggota.
  • Pegadaian
    Pegadaian yaitu suatu lembaga keuangan bukan bank dalam bentuk perusahaan yang dipunya pemerintah yang usahanya untuk melayani suatu kepentingan umum yang membutuhkan pinjaman uang dalam modal kecil dengan jaminan berupa barang yang memiliki nilai harga.
  • Perusahaan asuransi
    Perusahaan asuransi yaitu suatu perusahaan yang memberi jaminan atau pertanggungan kepada nasabah yang mengalami suatu kerugian sesuai dengan surat perjanjian ( polis ), Bila terjadi suatu kejadian yang menyebabkan suatu kerugian, Contohnya kebakaran, kecelakaan, meninggal dunia, dan lain sebagainya. Uang pertanggungan yang dibayarkan oleh nasabah dinamakan yakni premi.
  • Lembaga Pengelola Dana pensiun
    Dana Pensiun adalah uang yang didapat melalui suatu pemotongan gaji pegawai setiap bulan selama seseorang masih aktif dalam bekerja, dana tersebut akan dikembalikan bila pegawai yang bersangkutan sudah pensiun. Dengan adanya suatu lembaga yang mengelola dana pensiun tersebut, maka pegawai yang sudah tidak aktif bekerja lagi karena sudah mencapai usia tertentu dapat memenuhi suatu kebutuhan uang dari dana pensiun. Perusahaan yang mengelola dana pensiun ialah P.T. Taspen ( Tabungan Asuransi Pensiunan )

Dari 3 jenis Lembaga Keuangan diatas maka secara implisit sudah ada fungsi dari lembaga keuangan masing-masing. Namun secara garis besar tiap Lembaga Keuangan memiliki fungsi utama sebagai berikut meski dalam pelaksanaannya memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku.

  • Berfungsi melancarkan pertukaran produk (barang dan jasa) dengan memakai uang dan instrumen kredit.
  • Berfungsi untuk menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan ke masyarakat dalam bentuk pinjaman. Atau dengan kata lain, Lembaga Keuangan menghimpun dana dari pihak yang kelebihan dana dan menyalurkan ke pihak yang kekurangan dana.
  • Berfungsi untuk memberikan pengetahuan dan informasi, yakni :
    1. Lembaga Keuangan melaksanakan suatu tugas sebagai pihak yang ahli dalam analisis ekionomi dan kredit untuk suatu kepentingan sendiri dan kepentingan lain (nasabah).
    2. Lembaga Keuangan berkewajiban untuk menyebarkan informasi dan kegiatan yang berguna dan menguntungkan bagi nasabahnya.
  • Memberikan jaminan.
    Lembaga Keuangan bisa memberikan suatu jaminan hukum dan moral mengenai keamanan dana masyarakat yang dipercayakan kepada lembaga keuangan tersebut.
  • Menciptakan dan memberikan likuiditas
    Lembaga Keuangan bisa memberikan suatu keyakinan kepada nsabahnya bahwa dana yang disimpan akan di kembalikan pada waktu di butuhkan atau pada waktu jatuh tempo.

Karena perannya yang sangat penting, luas dan mengelola alat tukar utama berupa uang, maka diperlukan lembaga lain yang berfungsi untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap para lembaga keuangan agar mereka berjalan di koridor yang tepat dan tidak membuat kerugian baik bagi negara maupun masyarakat. Karena itulah dibentuk Otoritas Jasa Keuangan atau disingkat OJK.

Terima kasih telah membaca artikel Pengertian Lembaga Keuangan ini. Semoga artikel ini dapat membantu kalian dalam menyelesaikan tugas maupun menambah pengetahuan mengenai apa itu Lembaga Keuangan, jenis, dan fungsinya. Semoga kalian lebih bijak dalam mengelola keuangan kalian!