Home » Tips Bisnis » 6 Alternatif Sumber Dana Untuk Membuka Usaha

6 Alternatif Sumber Dana Untuk Membuka Usaha

Sumber Dana Untuk Membuka Usaha РMasyarakat awam sangat mempermasalahkan modal sebagai kendala utama dalam berbisnis. Kita ketahui bersama bahwa akhir-akhir ini banyak masyarakat yang mulai melirik sektor bisnis dalam pengembangan finansial hidupnya. Tidak hanya dari kelompok kecil menengah, kelompok artis lawas maupun baru pun mulai berlomba lomba untuk memulai membuka bisnis. Hal ini tidak salah, malahan sangat bagus untuk meningkatkan persaingan usaha di Indonesia. Semakin banyak orang memulai bisnis, semakin berkembang juga perekonomian negara.

Cari modal usaha

Berkenaan dengan bisnis, tidak hanya sebuah tekat namun modal uang juga sangat perlu, namun masih banyak orang yang belum bisa mendapatkan modal, atau masih bingung untuk mencari modal usahanya. Besar kecilnya modal dapat ditentukan dari besar atau kecilnya rencana sebuah usaha mandiri yang akan dibuat. Semakin besar usaha yang ingin dibuat, semakin besar juga modal yang akan dibutuhkan begitu juga sebaliknya. Namun yang perlu kita ketahui lagi, tidak hanya modal dan tekad, seorang calon pembisnis juga harus siap dengan ilmu pengetahuan baru dalam hidupnya.

Bagaimana Cara Mendapatkan Modal Usaha?

Berkenaan dengan pengadaan modal, ada berbagai cara yang dapat dilakukan oleh calon pengusaha yang saat ini masih bingung dengan modal. Berikut ini sudah kami rangkum cara mencari modal usaha dari berbagai sumber modal yang dapat anda manfaatkan untuk membangun bisnis yang akan dimulai:

Dana Dari Tabungan (Uang Pribadi)

Kalau misal anda saat ini bingung mencari modal usaha, sepertinya poin ini adalah kurang tepat untuk anda. Beda lagi bila anda baru merencanakan bisnis untuk masa depan, poin ini dapat dipertimbangkan. Menabung disini bukan untuk menyimpan harta yang berlebih, melainkan kita mempersiapkan modal untuk usaha dimasa mendatang. Dengan menggunakan uang tabungan, kita tidak akan memiliki kecemasan dalam hal pengembalian karena memang ini dana dari uang pribadi anda.

Dana Dari Menjual Aset

Beberapa orang rela menjual aset mereka demi memulai sebuah usaha, apakah itu benar? tidak ada yang menyalahkan juga kan. Dana dari aset adalah satu bagian dari dana yang didapat dari diri sendiri jadi anda tidak akan ada was was dalam penggunaan dana, tetapi juga harus berhati hati. Contoh aset yang bisa dijual sebagai sumber modal usaha adalah apapun yang anda miliki, misal rumah, kendaraan, gadget, dan lain lain. Biasanya orang yang memakai cara ini adalah orang yang tidak takut akan harta bendanya akan hilang dikemudian hari.

Dana Dari Kerjasama Kelompok

Dari pengamatan saya, tidak sedikit orang yang memulai usaha dengan cara bekerja sama dengan teman. Bekerjasama disini bisa jadi dari 2 sampai 5 orang, misalnya seperti ini, orang A,B,C adalah pemilik Modal, dan D,E adalah orang yang dapat menjalankan bisnis. Untuk membentuk kerjasama seperti ini biasanya sedikit sulit, namun yang perlu diketahui adalah, selama orang A,B,C uangnya tidak habis, kita bisa memiiki modal usaha yang tidak terbatas. Siapa orang orangnya? bisa dari keluarga, dan teman yang berpotensi memiliki uang yang banyak.

Dana Dari Hibah Perusahaan

Hampir sama dengan dana dari kerjasama kelompok, hanya saja ini sedikit lebih mudah, karena pelaku usaha tidak terlalu banyak berusan dengan banyak orang terkait sumber dana yang didapatkan. Cara mendapatkan dana Hibah perusahaan adalah dengan membuat proposal bisnis yang akan dijalankan dengan menjelaskan secara rinci terutama pada resiko, cara mengatasi resiko, peluang dimasa depan, serta tidak lupa keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan yang menyiapkan modal. Untuk waktunya sendiri biasanya pas ada event event besar, dan tidak semua perusahaan dapat memberikan suntikan modal.

Dana Dari Inverstor

Untuk mendapatkan inverstor, kita harus membuat rancangan bisnis seperti pada cara mendapatkan dana hibah perusahaan, bedanya disini adalah, bila dana dari investor tidak harus menunggu event event besar yang diselenggarakan sebuah lembaga. Kita dapat mengajukan kepada perorangan maupun perusahaan manapun yang menurut kita mereka bisa mengeluarkan modal. Sebenarnya banyak orang kaya diluar sana yang bingung membuang uangnya untuk dijadikan bisnis. Namun mereka juga tidak mau membuat bisnis yang hanya biasa biasa saja.

Dana Dari Pengajuan Pinjaman Pada Bank / Koperasi

Suntikan dana terakhir yang bisa anda gunakan adalah dengan cara meminjam uang dari bank atau koperasi dengan sebuah jaminan. Kelemahan meminjam uang dikoperasi maupun bank adalah kita mutlak membayar bunga yang sudah ditentukan oleh pihak bank maupun koperasi, mulai dari 9 sampai 12% dari uang yang kita pinjam. Syarat untuk mendapatkan pinjamana dibank anda bisa tanyakan langsung pada bank yang ingin di pinjam. Karena persyaratannya berbeda bank pada setiap bank, namun pada umumnya, bank ingin mengetahui profil usaha yang ingin anda buat.

Selain dari kepemilikan dana mandiri, anda harus menyiapkan sebuah proposal yang menggambarkan tentang usaha anda dan bagaimana potensi usaha anda dimasa yang akan datang, seperti keuntungan bagi anda dan pemberi modal dan manfaat untuk masyarakat umum. Hal ini digunakan agar para pemilik modal mau meninjamkan uang untuk pengembangan bisnis yang akan anda mulai.

Semoga artikel ini dapat memberikan pencerahan bagi anda yang sedang bingung mencari modal untuk pengembangan atau membuka usaha baru. Bila sudah berniat untuk meminjam modal pada pihak ketiga usahakan anda selalu konsisten dengan bisnis yang sudah dijalankan. Kasihan penyuntik dana bila ditengah jalan  anda bosan dengan bisnis yang sudah direncakan dari jauh waktu.