Syarat Membuat Paspor dan Prosedur Pembuatannya

Syarat Membuat Paspor – Paspor adalah dokumen milik negara yang diberikan (dipinjamkan) kepada Warga Negara Indonesia yang hendak bepergian meninggalkan wilayah geografis Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dokumen ini berfungsi sebagai identitas pengganti KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang berlaku diseluruh negara yang memiliki hubungan politik atau diplomatik dengan Republik Indonesia. Jadi kalian bisa pergi ke negara mana saja kecuali ke negara yang tidak berhubungan secara politik dan diplomatik seperti Israel.

cara membuat paspor

Seseorang pasti memiliki tujuan tertentu ketika ingin bepergian keluar dari negara ini, secara garis besar tujuan-tujuan tersebut dibagi menjadi empat tujuan utama, maka dari itu peruntukan, pembagian dan persyaratan pembuatan paspor juga berbeda jika didasarkan pada tujuannya.

1. Bagi yang akan menunaikan ibadah haji khusus/umrah, disyaratkan meminta rekomendasi dari Kementerian Agama kabupaten/kota dan surat keterangan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji khusus Umrah (PPIH/PPIU).

2. Bagi mereka yang akan magang dan program bursa kerja khusus, disyaratkan mengantongi surat rekomendasi dari Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja.

3. Bagi mereka yang akan melakukan kunjungan keluarga, disyaratkan meminta surat jaminan dan fotokopi paspor dari keluarga yang akan dikunjungi.

4. Bagi mereka yang ingin menjadi TKI di luar negeri, disyaratkan menyertakan keterangan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Pembuatan paspor dapat dilakukan baik didalam negara maupun diluar negara Republik Indonesia. Di dalam negri, kalian bisa membuatnya di kantor imigrasi terdekat dengan domisili/rumah kalian, tidak harus di kantor imigrasi dimana alamat KTP kalian.  Di luar negeri kalian bisa membuat paspor di Kedutaan Besar Republik Indonesia terdekat.

Paspor menurut bentuknya dibagi menjadi 2 jenis yakni paspor biasa dan paspor elektronik. Yang membedakan dari kedua jenis ini adalah paspor elektronik memiliki chip khusus yang akan memudahkan pemiliknya masuk melalui gerbang imigrasi otomatis tanpa petugas. Juga akan mendapatkan hak istimewa di beberapa negara misal bisa mendapatkan visa dengan lebih mudah dan bebas visa jika masuk ke negara Jepang dengan tujuan wisata.

Persyaratan untuk membuat paspor yang didasarkan pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor adalah:

WNI Berdomisili di Indonesia (Paspor Biasa)

  1. Bagi warga negara Indonesia yang berdomisili atau berada di wilayah Indonesia, permohonan Paspor biasa diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk pada kantor Imigrasi setempat dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan yang terdiri atas :
    1. kartu tanda penduduk yang masih berlaku atau surat keterangan pindah keluar negeri;
    2. kartu keluarga;
    3. akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis;
    4. surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
    5. surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan
    6. Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa.
  2. Dokumen kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud pada poin 1 huruf c harus dokumen yang memuat :
    1. nama;
    2. tanggal lahir;
    3. tempat lahir; dan
    4. nama orang tua
  3. Dalam hal dokumen sebagaimana dimaksud pada poin 1 huruf c tidak memuat data sebagaimana dimaksud pada poin 2, permohonan dapat melampirkan surat keterangan dari instansi yang berwenang.

Calon TKI (Tenaga Kerja Indonesia) Domisili di Indonesia

  1. Bagi calon tenaga kerja Indonesia yang berdomisili atau berada di wilayah Indonesia, permohonan paspor biasa diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditujukan pada kantor Imigrasi yang masih berada dalam Provinsi yang sama dengan domisili yang bersangkutan.
  2. Permohonan sebagaimana dimaksud pada poin 1 dilakukan dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan persyaratan:
    1. Kartu tanda penduduk yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri;
    2. Kartu keluarga;
    3. Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis;
    4. Surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang Asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
    5. Surat penetapan ganti nama pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama;
    6. Surat rekomendasi permohonan paspor Calon Tenaga Kerja Indonesia yang diterbitkan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi atau kabupaten/kota; dan
    7. Paspor biasa lama, bagi yang telah memiliki Paspor biasa.
  3. Dokumen kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud pada poin 2 huruf c harus dokumen yang memuat:
    1. Nama;
    2. Tanggal lahir;
    3. Tempat lahir; dan
    4. Nama orang tua.
  4. Dalam hal dokumen sebagaimana dimaksud pada poin 2 huruf c tidak memuat data sebagaimana dimaksud pada poin 3, Pemohon dapat melampirkan surat keterangan dari instansi yang berwenang.

Untuk Surat Perjalanan Laksana Paspor atau surat pengganti paspor alias paspor sementara adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia terdekat di negara kalian berada dan hanya dikeluarkan ketika paspor kalian hilang atau pemegang paspor di cabut paspornya karena masuk ke negara asing secara ilegal, atau melakukan tindak kriminal.

Nah setelah membaca syarat pembuatan paspor, sekarang saya akan berikan info tambahan prosedur pembuatan/pengajuan paspor ke kantor imigrasi terdekat dengan rumah kalian. Namun, saya merekomendasikan pengajuan secara online karena langkah ini jauh lebih sederhana dan tidak merepotkan, namun membutuhkan waktu yang lebih lama. Jadi jika kalian tidak tergesa-gesa dalam pembuatan/pengajuan paspor maka hal ini sangat saya rekomendasikan.

1. Buka laman (https://ipass.imigrasi.go.id:9443/xpnet/faces/xpnet-main.xhtml) Pengajuan Paspor Elektronik Direktorat Jendral Imigrasi Kementrian Hukum dan HAM. Namun karena banyaknya pemohon, dan yang membuka laman tersebut pada waktu yang bersamaan lebih baik kalian menggunakan jaringan internet yang cepat dan stabil demi menghindari gagalnya pemuatan laman tersebut.

2. Isilah semua kolom yang tersedia dengan data diri kalian yang sebenar-benarnya. Masukkan secara detail dan teliti ya, karena data ini sangat penting dan jika ada 1 saja yang tidak cocok maka kalian harus mengulangi prosedur pengajuan paspor.

3. Kalian akan diberitahu kemana kalian harus melakukan pembayaran melalui bank yang telah ditunjuk. Setelah kalian melakukanpembayaran di bank kalian akan diberikan bukti pembayaran yang nantinya akan diberikan ke petugas di kantor Imigrasi. Jadi simpan baik-baik dan jangan sampai hilang!

4. Kalian bisa memilih tanggal yang tersedia atau tanggal yang kalian bisa untuk datang ke kantor imigrasi untuk melakukan pengajuan pembuatan paspor, foto, pengambilan sidik jari dan biometrik, wawancara, verifikasi dan adjudikasi (pengesahan) Semua prosedur ini bisa dilakukan dalam 1 hari, jika kantor imigrasi sedang tidak ramai bisa dilakukan dalam kurun waktu 2 jam (termasuk antri) jika berkas kalian sudah lengkap dan tidak ada masalah

5. Di akhir proses pengajuan kalian akan diberikan secarik kertas untuk melakukan pengambilan paspor di kantor Imigrasi di tanggal yang telah ditetapkan. Waktu pengambilan bisa bervariasi tergantung banyak tidaknya pengajuan paspor yang lain.

6. Sebaiknya kalian sendiri yang mengambil paspor, karena kalian akan diminta membubuhkan tanda tangan didepan petugas dengan membawa bukti pembayaran dan identitas yang sah. Kalaupun harus orang lain yang mengambilnya, orang tersebut harus memiliki surat kuasa yang ditandatangani oleh pengaju paspor.

Selesai sudah artikel Syarat Membuat Paspor dan Prosedur Pembuatannya ini. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu kalian dalam membuat paspor.

Selamat mencoba!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *